• Redaksi
Jumat, Juni 12, 2026
Target Indo Banten
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
Target Indo Banten
No Result
View All Result

Dinilai Tak Wajar, PMII Pandeglang Minta KPK dan PPATK Audit Harta Bupati

Redaksi by Redaksi
Mei 4, 2023
in Berita Terbaru, Daerah, Headline, Kab Pandeglang, Nasional, Peristiwa
0
Dinilai Tak Wajar, PMII Pandeglang Minta KPK dan PPATK Audit Harta Bupati
164
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Pandeglang – TARGETINDO.COM – Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Pandeglang, menggelar aksi unjuk rasa di Depan Kantor Bupati Kabupaten Pandeglang, Kamis (4/5/2023).

Dalam aksinya, mahasiswa menilai kenaikan harta kekayaan Bupati Pandeglang Irna Narulita dinilai tak wajar. Untuk itu, menuntut agar KPK dan PPATK segara turun ke Pandeglang untuk mengaudit harta kekayaan Bupati Pandeglang, Irna Narulita dan keluarga Natakusumah.

Koordinator lapangan aksi unjuk rasa PC PMII Pandeglang, Ahmad Fahruroji mengatakan, berdasarkan data yang dilaporkan Bupati Pandeglang dihalaman LHKPN bahwa, Irna Narulita memiliki harta kekayaan sebesar Rp 62 Miliar, 112 bidang tanah dan 1 unit sepeda motor Honda tahun 2008.

“Kalau kita lihat dari pelaporan data di elhkpn.kpk.go.id, Bupati Pandeglang Irna Narulita mempunyai harta kekayaan sebesar Rp 62 Miliar. Selain itu, Irna Narulita juga memliki 112 bidang tanah, dan 1 unit kendaran bermotor merk honda,” kata Fahruroji.

Soalnya kata dia, jumlah harta kekayaan Bupati Pandeglang Irna Narulita mengalami peningkatan dalam kurun waktu 2 tahun terakhir sebesar Rp 11 Miliar.

“Apakah harta mewah yang dipamerkan oleh keluarga Bupati Pandeglang Irna Narulita atau Natakusumah, sudah seluruhnya dilaporkan di LHKPN. Ini menjadi tanda tanya yang besar mengenai laporan harta kekayaan,” katanya.

Menurut Fahruroji, pelaporan kekayaan pejabat merupakan arahan dari Presiden, dimana ASN harus menyampaikan Laporan Harta Kekayaan Pejabat Negara (LHKPN) dengan sejelas-jelasnya.

“Maka kami tegaskan agar Menko Polhukam beserta Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), bisa datang memeriksa harta kekayaan Bupati Pandeglang atau keluarga Natakusumah,” jelasnya.

Selain itu, katanya, gaya hidup hedonis suami dan anak Bupati Pandeglang Irna Narulita karena kondisi tersebut berbanding terbalik dengan kondisi masyarakat Kabupaten Pandeglang.

“Belakangan ini ramainya pemberitaan tentang gaya hidup hedonis Pejabat Publik di Kabupaten Pandeglang, namun kondisi tersebut berbanding terbalik dengan kondisi masyarakat yang ada di Kabupaten Pandeglang itu sendiri yang masih banyak hidup dibawah garis kemiskinan. Padahal trah atau dinasti Natakusuma, telah memimpin Pandeglang kurang lebih selama 16 tahun. Namun masih gagal dalam pemerataan insfraktuktur, menurunkan angka kemiskinan, serta banyak kebijakan-kebijikan yang tidak objektif dan cenderung tidak berpihak kepada masyarakat banyak,” katanya.

bahkan kata Fahruroji, kebijakan-kebijakan yang tidak pro rakyat yang dibuat dimasa Kepemumpinan Irna – Tanto diantaranya tentang pengadaan satu unit Predo Land Cruiser Tahun 2019 senilai Rp 1,9 M sebagai mobil dinas Bupati Pandeglang. Serta kebijakan tentang pemberian sepedah listrik untuk RT/RW yang menelan anggaran senilai Rp 38 Miliar pada Tahun 2023.

“Kebijakan tersebut dinilai berbanding terbalik dengan kondisi infrastruktur jalan di sejumlah titik di Kabupaten Pandeglang, yang masih rusak parah. Untuk diketahui total jalan rusak di Kabupaten Pandeglang sekitar 723 Kilometer, per tahun 2022 masih punya kerusakan sekitar 200 Kilometer, artinya pembangunan insfrastukur di Kabupaten Pandeglang sangat lambat, jika dibandingkan dengan masa jabatan Bupati Pandeglang yang sudah 2 periode,” ujarnya. (Red)

Previous Post

Danramil 0112/Jiput Silaturahmi Komsos Dengan Tokoh Agama

Next Post

Ikut Hadiri Kegiatan Forum Konsultasi Publik, Biddokkes Polda Banten Demi Meningkatkan Pelayanan

Redaksi

Redaksi

Next Post
Ikut Hadiri Kegiatan Forum Konsultasi Publik, Biddokkes Polda Banten Demi Meningkatkan Pelayanan

Ikut Hadiri Kegiatan Forum Konsultasi Publik, Biddokkes Polda Banten Demi Meningkatkan Pelayanan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITATERPOPULER

  • Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kadinkes Provinsi Banten Menjawab, Menagemen Bungkam Saat Puluhan Karyawan RSUD Banten Menjerit

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kembali Terulang, Diduga Pihak Menejemen RSUD Banten Telat Bayar Jaspel Para Pegawai

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sidang Lanjutan Gugatan Prades Sobang, Saksi Fakta dan Ahli Menjelaskan

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kesaksian Camat Sobang di Sidang PTUN Serang Dikritik Ketua PPDI Pandeglang

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
Target Indo Banten

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP

  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP