Pandeglang – TARGETINDO.COM – Anak Sekolah Dasar di Provinsi Banten yang tergabung dalam Banten Selatan Karate (BSK) pada Bandung Karate Club (BKC) asal Kabupaten Pandeglang yang sekolah di SDN Labuan 3 Kecamatan Labuan dengan SDN Sidamukti 2 Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Banten, pada kejuaraan internasional shuredo U10 dan U12 yang diikuti oleh 2.326 peserta dari 14 Negara termasuk Indonesia, menjadi juara dengan membawa pulang medali emas.
Acara diselenggarakan dari tanggal 4 sampai 6 juli 2025 di Gor Ciracas Jakarta, Hal itu disampaikan Ace Supriadi selaku pelatih kumite kepada WBO seusai kegiatan kejuaraan karate internasional shureido open tahun ini selesai
”Ini kabar gembira alhamdulillah, anak-anak di usia 10 dan 12 tahun, mewakili Provinsi Banten yang berasal dari Kabupaten Pandeglang menjadi juara 1 dan juara 2 dengan membawa pulang medali emas pada kejuaraan internasional di jakarta” Kata Ace Supriadi selaku pelatih kumite, pada Minggu (6/7/2025).
Keterangan juara dan asal sekolahnya yaitu, untuk juara 1 keindahan jurus KATA di shureido internasional karate U-10 kata perorangan putri diraih oleh Rizkia ayu lestari dari SDN Labuan 3, lalu juara 2 keindahan Jurus di shuredo International karate U-12 kata perorangan putri diraih oleh Andin Maharani asal SDN Sidamukti 2,
”Selain itu untuk juara 1 perkelahian bebasnya (kumite ) di shureido internasional karate U-10 kumite -30 diraih oleh princes lenatia S berikut juara 2 perkelahian bebas di shuredo internasional karate U-12 kumite didapatkan oleh Syara azmi alfatham keduanya dari SDN Sidamukti 2, jadi anak SDN Labuan 3 satu orang juara medali emas dan anak SDN Sidamukti 2 itu satu orang juara 1 bawa medali emas dan dua orang rebut medali perak” terang Ace Supriadi yang kerap disapa Biyucen.
Sementara, menurut kang Adi Mulyadi selaku pelatih kata dari team BSK, menyebut bahwa anak-anak BSK Pandeglang sangat potensial sekali dan juga selalu siap bersaing di tingkat kabupaten, provinsi, dan nasional.
”Kita berharap untuk atlet-atlet karate di Pandeglang ialah agar pemerintah daerah terutama dinas pendidikan lebih memperhatikan atlet-atletnya terutama di cabang olahraga karate” tandasnya (Red)


