• Redaksi
Selasa, September 8, 2026
Target Indo Banten
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
Target Indo Banten
No Result
View All Result

Galian Tanah P3A Rahayu Tani Diduga Tak Sesuai Perencanaan

Iping S : Kami Minta KMB Turun dan Hitung Bersama

Redaksi by Redaksi
Mei 26, 2022
in Berita Terbaru, Daerah, Investigasi, Kab Pandeglang
0
Galian Tanah P3A Rahayu Tani Diduga Tak Sesuai Perencanaan
151
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Pandeglang – TARGETINDO.COM – Galian Tanah (Pondasi/Koperan) Proyek Program Percepatan Peningkatan Tata Guna (P3-TGAI) yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Rahayu Tani dipersoalkan di kalangan Kontrol Sosial dan juga warga sekitar.

Persoalan tersebut, dari mulai pekerjaan yang diduga tidak sesuai dengan perencanaan, Galian Tanah Pondasi tidak maksimal, dan juga Oknum Pelaksana P3A yang bungkam saat dikonfirmasi.

Hal tersebut ditanggapi serius oleh Penggiat Sosial Kontruksi Iping Saripin, kepada wartawan mengatakan bahwa Penghitungan Volume perlu dilakukan secara bersama-sama dengan pihak Konsultan Manajemen Balai.

“Salah satunya pekerjaan Galian tanah, kami minta baik ketua pelaksana dan juga KMB buka-bukan soal gambar Bistek, berapa sesuai Perencanaan dan berapa volume yang dipasang,” terang Iping Saripin.

Iping menilai program perbaikan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) Rahayu Tani perlu menjadi perhatian serius.

“Kenapa kami mengkritisi Proyek P3A Rahayu Tani di Desa Sumurlaban Kecamatan Angsana, sebab dari pantauan langsung di lokasi pelaksanaan diduga melenceng dari perencanaan,” papar Iping.

Ia menjelaskan, proyek P3-TGAI yang dilaksanakan oleh P3A Rahayu Tani menguntungkan diri bagi Oknum Pelaksana. Hal tersebut terlihat dari galian tanah pondasi tidak mencapai 0,20×0,5 tidak sesuai dengan perhitungan volume yang semestinya.

“Pelaksananya adalah Sekretaris Desa yang disahkan melalui surat keputusan kepala desa, dilihat dari tugas nya saja yang merangkap bagaimana pekerjaan dapat terlaksana dengan baik,” tukasnya.

Dia juga menegaskan, bahwa standarisasi perhitungan volume untuk peningkatan saluran pasangan jauh dari kata sesuai.

“Kami minta Tim P3-TGAI di tingkat pusat termasuk juga Konsultan Manajemen Pusat (KMP) turun langsung guna menghitung Volume Kubikasi, Pasangan Bawah Tinggi dan Lebar Atas, serta galian pondasi” beber Iping

Dari penilaiannya dalam pelaksanaan Proyek Oknum Pelaksana P3A Rahayu Tani kurang Transparan, akuntabel, dan efektif.

“Volume hitungannya kami tau, dan jika dilihat dari fakta dilapangan jauh dari perhitungan, baik untuk peningkatan saluran, linine kiri, lantai, maupun galian tanahnya,” imbuhnya.

Ditegaskannya bahwa jika dilihat dari Sumber Dana yang berasal dari Pemerintah seharusnya tenaga pendamping mengawasi jalannya pekerjaan secara ketat.

“Saya siap hitung volume, dan juga buat RAB tandingan, dari mulai pekerjaan persiapan sampai dengan pekerjaan saluran, galian tanah, pasangan batu belah, pelesteran,” tutur Iping kepada wartawan.

Lanjut Iping, PPK harus melakukan pemeriksaan progres fisik dari 0%, 50% dan hingga 100%.

“Konsultan Manajemen Balai (KMB) dan TPM kami tantang bersama menghitung volume dari 0%, 50% & 100%, dari hasil itu akan ketahuan berapa kebocoran anggaran dari tital Rp. 195.000.000,- tersebut,” pungkasnya.

Sementara itu, Amri Pelaksana P3A Rahayu Tani yang juga merupakan Sekretaris Desa Sumurlaban bungkam saat dikonfirmasi wartawan lewat WhatsApp.

Previous Post

Pemuda Asal Patia, Kini Dalam Perawatan Di RSUD Berkah Pandeglang

Next Post

Pelaksana Jakamantul Ingkar Janji Ke Warga Sekitar, Soal Ruas Jalan Yang Rusak Dampak Pekerjaannya

Redaksi

Redaksi

Next Post
Pelaksana Jakamantul Ingkar Janji Ke Warga Sekitar, Soal Ruas Jalan Yang Rusak Dampak Pekerjaannya

Pelaksana Jakamantul Ingkar Janji Ke Warga Sekitar, Soal Ruas Jalan Yang Rusak Dampak Pekerjaannya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITATERPOPULER

  • Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kadinkes Provinsi Banten Menjawab, Menagemen Bungkam Saat Puluhan Karyawan RSUD Banten Menjerit

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kembali Terulang, Diduga Pihak Menejemen RSUD Banten Telat Bayar Jaspel Para Pegawai

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sidang Lanjutan Gugatan Prades Sobang, Saksi Fakta dan Ahli Menjelaskan

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kesaksian Camat Sobang di Sidang PTUN Serang Dikritik Ketua PPDI Pandeglang

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
Target Indo Banten

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP

  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP