Pandeglang, TARGETINDO.COM – Maraknya Tempat Hiburan Malam di Kabupaten Pandeglang, yang tidak sesuai dengan Julukannya sebagai Kota Seribu Ulama Sejuta Santri, hal ini diketahui saat media melakukan penelusuran ke THM yang beroperasi di Wilayah Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Banten, Sabtu, 04/06/2022, Jam 22:05 WIB
Sebagaimana dengan pemberitaan sebelumnya, dimana maraknya THM yang diduga menyediakan Minuman berkadar Alkohol diatas 5% dan adanya dugaan para Pemandu Lagu dibawah umur, ini masih beroperasi dengan bebas, seakan tidak adanya penindakan dari Pemerintah Kabupaten Pandeglang bahkan Aparat Penegak Hukum
Diungkapkan oleh Maman, salah satu warga asal Kecamatan Sukaresmi, saat ditemui di salah satu waralaba di Desa Sidamukti Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang, Sabtu malam mengatakan, bahwa THM Srikandi pantauan dirinya bersama media bahwa masih banyaknya pengunjung dengan terparkirnya kendaraan roda 4 di depan Gedung Srikandi yang dikemas sebagai Restoran atau tempat makan
Namun masih menurut Maman, selama dirinya belanja di Waralaba tersebut, sudah melihat beberapa orang yang keluar masuk ke gedung yang diduga Tempat Hiburan Malam, Srikandi, yang bertempat di Desa Sidamukti Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang Banten
“Itu mobil aja udah banyak yang terparkir, mungkin milik salah satu pelanggan yang mau karaoke, nah berarti Srikandi masih buka untuk Tempat Karaoke kang” ujar Pria setengah baya sambil gendong cucunya
Sementara Itu, Aris Doris, aktivis Pemuda Peleton Kabupaten Pandeglang menyayangkan, dengan masih beroperasi nya THM di wilayah Kabupaten Pandeglang, dan ini menandakan bahwa tidak adanya tindakan tegas dari Pemerintah Kabupatem Pandeglang dan Aparat Penegak Hukum setempat
“Yang bener kang?? Wah berarti Pemkab belum bertindak ini, gak apa-apa kang, mungkin Pemkab harus kita datangin dengan berunjuk rasa bersama Alim Ulama dan para Kiayi, bahwa Citra Kabupaten Pandeglang tercoreng dengan hal tersebut” ucap Doris saat dihubungi melalui jaringan WhatApp pribadinya
Doris juga menambahkan, hari Selasa tanggal 7 Juni 2022, dirinya bersama teman-teman aktivis juga para Alim Ulama akan melakukan Aksi Unjuk Rasa menuntut THM Segera ditertibkan dan Ditutup, selain banyaknya perbuatan negativ, THM juga bisa menjadi awal terjadinya Tindakan Kriminal
“Insya Allah, hari Selasa lusa, Kita Aksi bersama Alim Ulama kang” tutupnya
Hingga berita ini terbit, media belum bisa menemui pengelola tempat tersebut untuk dipintai Hak Jawab dan Hak Klarifikasi (Red)


