Pandeglang – TARGETINDO.COM – Ramainya pemberitaan terkait Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Bantuan Langsung Tunai Dana Desa (BLT DD) di Desa Karyasari Kecamatan Sukaresmi Kabupaten Pandeglang dengan adanya dugaan penerima BLT DD yaitu aparatur Pemerintah Desa dan sudah dilakukan nya Musdesus (Musyawarah Desa Khusus) tentang pergantian KPM BLT DD, namun seolah ada unsur kesengajaan yang dilakukan oleh Kepala Desa Karyasari dengan tidak mengganti Sekretaris Desa sebagai penerima manfaat BLT DD tahap 2 yang sudah disalurkan kemarin (Jum’at,15/07/2022)
Hal tersebut diungkapkan oleh salah satu warga Desa Karyasari yang namanya enggan disebutkan mengatakan, bahwa apa yang sudah dilaksanakan oleh Pemerintah Desa Karyasari dengan melakukan perubahan Penerima BLT DD melalui Musdesus, namun tidak diberlakukan nya terhadap Sekretaris Desa, dengan tetap mencantumkan namanya sebagai KPM BLT DD tahap 2 tahun 2022
“Siga anu ngahaja eta mah kang, soalna kan rame soal penerima BLT anu sebagian penerima na diduga Aparatur Desa, tapi ku manehna langsung diganti, tapi heunteu berlaku kana carik, soalna aran carik masih aya keneh (Seperti ada dugaan unsur kesengajaan yang dilakukan Kades, dengan tetap membiarkan Sekdes sebagai Penerima Manfaat BLT DD di tahap 2)” ujar pria yang keseharian nya sebagai buruh lepas
Dengan tetap dicantumkan nya sebagai KPM BLT DD tahap 2 tahun 2022, Aparatur Desa dalam hal ini Sekretaris Desa, Pendi Efendi, mengatakan, bahwa dirinya pada saat penyaluran menerima langsung dan oleh dirinya dialihkan kepada penerima yang layak dengan dibuatkan nya pernyataan darinya sebagai bentuk bukti pengalihan BLT DD tersebut

“Sudah saya alihkan langsung kang, saat penyaluran, saya terima sebagai simbolis dan langsung saya berikan kepada yang berhak” terangnya pada media saat ditemui dipenerima KPM BLT DD alihan darinya
Fendi juga menambahkan, bahwa dirinya bisa tercatat sebagai KPM BLT DD dimana dirinya belum mejabat sebagai Sekretaris Desa Karyasari, dirinya juga mengatakan bahwa menjabat sebagai Sekretaris Desa baru hitungan bulan,
“Saya tercatat sebagai KPM BLT DD sebelum saya menjadi Prades Karyasari kang, namun pada saat Musdesus, kenapa nama saya tidak diusulkan untuk diganti, malah dibiarkan, ya udah akhirnya oleh saya sendiri, saya alihkan kepada yang pantas dan layak menerima” jelasnya
Sementara itu, saat media mencoba minta klarifikasi dari Kepala Desa Karyasari, Epensyah, SH, melalui jaringan WhatsApp miliknya, namun dalam keadaan tidak aktif (red)


