• Redaksi
Kamis, September 10, 2026
Target Indo Banten
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
Target Indo Banten
No Result
View All Result

Ketum PPWI Berikan Materi Jurnalistik Warga bagi Buruh

Redaksi by Redaksi
September 30, 2022
in Berita Terbaru, Headline, Nasional
0
Ketum PPWI Berikan Materi Jurnalistik Warga bagi Buruh
144
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Karawang – TARGETINDO.COM – Ketua Umum Persatuan Pewarta Warga Indonesia (Ketum PPWI), Wilson Lalengke, S.Pd, M.Sc, MA, menekankan pentingnya setiap warga masyarakat melibatkan diri dalam kerja-kerja jurnalistik. Namun demikian, menjalankan kegiatan jurnalisme tidaklah dimaksudkan agar kita meninggalkan pekerjaan utama dan beralih menjadi wartawan yang sehari-harinya melulu mencari dan mempublikasikan berita.

Hal tersebut disampaikan Wilson Lalengke saat memberikan materi Jurnalisme Warga bagi peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Jurnalistik yang berasal dari kalagan pekerja atau buruh di Kabupaten Karawang, Kamis, 29 September 2022. Acara diklat itu diselenggarakan oleh Dewan Pimpinan Cabang Federasi Serikat Pekerja Logam Elektrik dan Mesin Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (DPC FPS LEM SPSI) Karawang bekerjasama dengan PPWI.

“Saat ini, dengan dukungan media yang disediakan oleh jaringan internet berupa media online yang hampir tidak terbatas, setiap warga masyarakat semestinya masuk ke dalam lingkup kerja-kerja jurnalisme. Tapi bukan berarti, para peserta diklat harus meninggalkan pekerjaan utama yang digeluti selama ini kemudian masuk menjadi wartawan yang sehari-harinya cari berita. Kita memanfaatkan dunia jurnalistik itu untuk meningkatkan performa pekerjaan, usaha, bisnis, dan perjuangan kita, baik secara sendiri-sendiri maupun bersama-sama,” jelas alumni PPRA-48 Lemhannas RI tahun 2012 ini dalam bagian materinya tentang Jurnalisme dan Pewarta Warga.

Wilson Lalengke yang tampil di sesi pertama itu menguraikan secara sederhana terkait bagaimana media massa dapat mempengaruhi dan bahkan menciptakan sesuatu. Lulusan pasca sarjana dari tiga universitas bergengsi di Eropa itu (Birmingham University, Inggris; Utrecht University, Belanda; dan Linkoping University, Swedia – red) menggunakan contoh-contoh dan ilustrasi yang mudah dipahami peserta.

“Pemberitaan di media massa pasti akan selalu diwarnai oleh framing atau sisi pemberitaan tertentu yang tujuan utamanya adalah untuk menggiring pemikiran pembaca, pendengar, dan pemirsa kepada sesuatu yang diinginkan pembuat berita atau penyebar informasi. Contohnya, selama 30 tahun lebih, Pemerintah Orde Baru mengisi konten media massa saat itu dengan informasi utama tentang padi, beras, dan nasi. Semua isi media massa, seperti televisi, koran, radio, dari bangun pagi ke bangun pagi berikutnya, semuanya pasti terkait dengan sawah, padi, beras, dan nasi sebagai makanan utama. Alhamdulillah, hasilnya Indonesia bisa surplus beras kala itu. Namun dampaknya, seluruh rakyat Indonesia, yang awalnya makan berbagai macam makanan sesuai daerah dan tradisinya, sekarang merasa belum makan jika belum makan nasi. Orang Papua yang dulunya terbiasa makan umbi-umbian dan sagu, sekarang dianggap kelaparan jika tidak ada beras di sana, sementara umbi dan sagu melimpah di daerahnya,” jelasnya panjang lebar.

Selain memberikan pemahaman tentang kekuatan media yang selalu digunakan untuk merekayasa situasi dan kondisi sosial masyarakat, Wilson Lalengke juga mengingatkan pentingnya mencari informasi sekomprehensif atau selengkap-lengkapnya tentang sesuatu hal sebelum mengambil kesimpulan atas sesuatu hal itu. Kesalahan dalam menarik kesimpulan atas sebuah berita berakibat kepada kesalahan bersikap yang pada akhirnya melakukan tindakan yang salah juga. Keadaan ini dia gambarkan melalui ilustrasi sebuah foto yang dipotong menjadi 3 bagian yang dapat berdiri sendiri-sendiri.

“Ketika kita sambungkan ketiga potongan foto ini, maka kita akhirnya paham apa sesuangguhnya yang digambarkan pada foto tersebut. Demikianlah saat menerima sebuah informasi, sebaiknya jangan segera percaya dan langsung menyimpulkan, tetapi alangkah baiknya kita kumpulkan sebanyak mungkin informasi dari berbagai sumber tentang suatu hal atau masalah atau kejadian. Saat sudah terkumpul banyak informasi, kita pasti akan bisa mengambil kesimpulan yang lebih tepat dan benar, sehingga sikap dan tindakan yang mengikutnya juga akan tepat dan benar,” beber Wilson Lalengke yang sudah melatih ribuan anggota TNI/Polri, PNS, Guru, mahasiswa, ormas, LSM, wartawan dan masyarakat umum di bidang jurnalsitik ini.

Pada akhir pemaparannya, mantan guru SMA Plus Provinsi Riau dan SMK Negeri 2 Pekanbaru itu mengajak semua peserta untuk giat belajar dan berlatih jurnalistik, baik menulis maupun fotografi dan membuat video, dengan berbagai obyek dan peristiwa di lingkungan masing-masing setiap saat. Dengan selalu berlatih menulis, kata Wilson Lalengke, kita pasti menjadi penulis handal suatu saat nanti.

“Tidak ada seorangpun penulis yang langsung hebat tanpa melalui proses panjang dan penulisan yang berulang ratusan bahkan ribuan kali menulis. Hal-hal sederhana, seperti kegiatan di tempat kerja, di kantor, di lingkungan rumah, di tempat demo, atau di jalanan dapat menjadi obyek tulisan. Jika dikemas dengan tehnik menulis yang baik, pasti akan menarik untuk dibaca atau ditonton orang lain,” tutupnya

Previous Post

Jajat Permana Siap Berkompetisi Pada Konfercab PWI Periode 2022-2025

Next Post

Dugaan Pungli BLT BBM di Desa Cikiruhwetan Jadi Sorotan Lembaga Gerahamtara

Redaksi

Redaksi

Next Post
Dugaan Pungli BLT BBM di Desa Cikiruhwetan Jadi Sorotan Lembaga Gerahamtara

Dugaan Pungli BLT BBM di Desa Cikiruhwetan Jadi Sorotan Lembaga Gerahamtara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITATERPOPULER

  • Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kadinkes Provinsi Banten Menjawab, Menagemen Bungkam Saat Puluhan Karyawan RSUD Banten Menjerit

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kembali Terulang, Diduga Pihak Menejemen RSUD Banten Telat Bayar Jaspel Para Pegawai

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sidang Lanjutan Gugatan Prades Sobang, Saksi Fakta dan Ahli Menjelaskan

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kesaksian Camat Sobang di Sidang PTUN Serang Dikritik Ketua PPDI Pandeglang

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
Target Indo Banten

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP

  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP