Pandeglang – TARGETINDO.COM – Dinas Perhubungan kabupaten Pandeglang lakukan Infeksi Mendadak (sidak), sebagi salah satu respon dari keluhan dan aduan dari masyarakat pengguna jalan, yang mana berawal dari keluhan masyarakat pengguna jalan terkait aktivitas armada Dumtruck hauling RBB dan Tronton angkutan batu diduga dari tambang PT Menara Biru (MB) yang beraktifitas dijalan raya Munjul – Cikeusik di sinyalir sudah sangat membahayakan masyarakat pengguna jalan dan juga salah satu penyebab kemacetan, Selasa, 11/10/2022.
“Agar sidak berjalan efektif dan diketahui secara luas oleh masyarakat, Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang dan pihak terkait, sebaiknya membawa rombongan wartawan lengkap, baik wartawan media cetak maupun wartawan media online, Agar efektif dan perwakilan dari masyarakat dan NGO” Ucap Nuryahman Selaku pemerhati sosial
Lebih lanjut, Nuryahman menambahakan, seharusnya Sidak yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan Kabupaten Pandeglang, harus sesuai esensi SIDAK, bukan terjadwal
“Sidak yang dilakukan sebaiknya secara diam-diam dan mendadak (sesuai esensi sidak), namun Sidak kali ini, dilakukan secara terjadwal, justru kami menilai, ini akan menimbulkan efek negatif karena seolah-olah sidak tersebut hanya merupakan “formalitas” dan “pencitraan” saja” Lanjut pria warga Kecamatan Sindangresmi
Sedangkan Sidak yang dilakukan oleh Dinas Perhubungan, kemungkinan akan mengundang komentar “miring”, lantaran setelah beberapa kali aduan dari masyarakat, baru melakukan sidak
“Untuk itu, Dinas perhubungan Kabupaten Pandeglang perlu meyakinkan masyarakat, bahwa sidak akan terus dilakukan dan tidak bersifat “hangat-hangat tai ayam” (Tidak serius atau tidak bersungguh-sungguh terhadap sesuatu hal) Perlu kami ditegaskan pula bahwa sidak merupakan salah satu instrumen pengawasan selain instrumen pengawasan yang lain” terang Nuryahman Dengan tegas.
Sementara itu, terkait dilakukan nya Sidak di Jalan Ruas Picung – Cikeusik, pihak Dinas Perhubungan belum bisa dimintai hak jawab, terkait Sidak yang seakan hanya sebatas Seremonilan demi sebuah pencitraan (Tim)


