Pandeglang – TARGETINDO.COM – Forum Komunikasi Diniyah Takmiliyah (FKDT) Merupakan wadah yang dibentuk oleh penyelenggara Diniyah Takmiliah sebagai ajang kominikasi sekaligus bertukar informasi antar penyelenggara diniyah takmiliyah dan peningkatan mutu madin (Madrasah Diniah)
Namun Forum tersebut tercoreng dengan adanya indikasi dugaan pungutan liar (Pungli) pada program Penerima Hibah Berupa Uang yang diberikan kepada Madrasah Diniah Takmiliah di Kabupaten Pandeglang dimana bantuan tersebut bersumber dari APBD tahun anggaran 2022
Dugaan tersebut mencuat beredarnya chatingan di salah satu Group WhatsApp dimana anggota yang ada di dalam group tersebut hampir semua pengurus dan pengajar di MDT yang ada di Kabupaten Pandeglang Banten
Adapun dugaan adanya pungutan sebesar 200 ribu per MDT, dalih adanya pungutan tersebut, yang didapat media dari tangkapan layar di salah satu group pengurus MDT peruntukan nya untuk bayar hutang ke matrial dalam pembangunan Sekretariat FKDT yang bersumber dari Dana Hibah MDTA
Namun berbeda alesan yang disampaikan H Endin, menurut info, H Endin tersebut merupakan Ketua MKDT, bahwa menurut nya, MDTA masih memilikk hutang paska pelaksanaan UAS UKK ke salah satu percetakan dengan nilai ± 40 juta
“Bukan, di forum ini saya tidak pernah ada pemungutan karna para MDTA masih memili hutang bekas UAS UKK ke percetakan sebesar 40 jt. Kalaupun ada yang menuding bahwasannya forum ini melakukan pemungutan itu bohong” terang H Endin pada media melalui Aplikasi WhatsApp milik pribadinya
Lebih lanjut, H Ending meminta kepada media untuk menghadirkan orang tersebut yang memberikan info adanya pungutan dari Program Bantuan Uang Hibah untuk MDT
“Tolong orangnya sampaikan ke saya
Wassalam H Endin” tutupnya
Sementara itu, Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Pandeglang, H Amin Hidayat, M.Ag, saat media minta tanggapan adanya info pungutan tersebut, dirinya meminta agar media datang ke Kantor Kemenag Kabupaten Pandeglang
“Mangga di kantor ajah (Silahkan di kantor saja)” jawab singkat nya (Red)


