• Redaksi
Jumat, Juni 12, 2026
Target Indo Banten
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
Target Indo Banten
No Result
View All Result

Tangkap Ikan Dengan Cara Tradisional, Begini Penjelasan Nelayan

Redaksi by Redaksi
Mei 26, 2023
in Berita Terbaru, Headline, Kab Pandeglang, Pariwara
0
Tangkap Ikan Dengan Cara Tradisional, Begini Penjelasan Nelayan
146
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Pandeglang – TARGETINDO.COM – Bagan menjadi salah satu tumpuan mata pencaharian para nelayan di sepanjang Pesisir Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang, Banten. Jumat(26/5/2023). Alat tangkap ikan tradisional yang mirip seperti rumah kecil terapung itu dipakai oleh para nelayan untuk menjaring ‘cuan’ di tengah laut.

Diketahui, bagan terbuat dari bambu yang disusun sedemikian rupa agar bisa mengapung di tengah laut. Biasanya, bagan berbentuk segi empat, sementara di bagian bawahnya dipasang jaring atau waring.

Pada keempat sisi bagan tersebut terdapat bambu yang menyilang agar bagan itu bisa kokoh berdiri. Sementara, di tengahnya ada bangunan rumah sederhana berfungsi sebagai pelindung, menaruh lampu dan memantau ikan.

Juju (53th) nelayan bagan di Kecamatan Panimbang menceritakan bagaimana proses mencari ikan menggunakan bagan ini. Ia bersama kru 4-5 orang harus menempuh 2-3 mil ke tempat lokasi biasa ikan berkumpul.

“Kita biasa mulai tangkap ikan pakai bagan ini malam, sekitar jam 7 malam sampai jam 5 subuh. Kita bawa bagan ini pakai perahu nelayan ke tengah laut,” ujarnya kepada awak media beberapa waktu lalu

Rombongan Nelayan Saat Kembali dari Melaut Cari Ikan

Dia mengungkapkan ketika sampai ke lokasi penangkapan ikan maka lampu sorot dinyalakan untuk menarik perhatian ikan. Jaring biasa tidak langsung diturunkan hingga tiba saat ikan terlihat berkumpul di area bagan.

Nantinya, bagan tersebut akan bekerja secara pasif menarik ikan untuk masuk dalam jebakan rumah ikan atau jaring yang disiapkan. Setelah ikan berkumpul di jaring bagan, ia menggunakan mesin yang dibantu genset untuk menarik ikan tersebut.

Dalam semalam, bagan apung Juju(53th) biasa menjaring beberapa kali dengan target jenis ikan teri, cumi. Selain itu, ada juga ikan tongkol dan layang.

“Kalau cuaca sedang bagus, kita rata-rata bisa dapat 100 kg lebih ikan,” ungkapnya.

Diketahui, untuk membangun rumah bagan seperti ini terbilang tidak murah. Satu rumah bagan biasa memerlukan biaya puluhan juta tergantung besar kecilnya bagan yang dibangun.

Juju(52th) mengaku menghabiskan dana sekitar Rp 70 juta untuk membangun bagan tersebut. Modal dana ini ia dapat dari hasil pinjam Kupedes BRI. Kupedes BRI merupakan kredit yang bertujuan untuk mengembangkan usaha mikro.

“Alhamdulillah bagan ini angkat derajat masyarakat dan ekonomi di sini, yang tak ada kerja juga bisa ikut kerja, karena untuk satu bagan itu bawa 4-5 orang jadi untuk makan tak susah lah,” jelasnya (Red)

Previous Post

Tiga UMKM Dipamerkan Kejari Pandeglang di Persaja Creative UMKM Expo dan Charity Concert

Next Post

Lebih Cepat Lebih Baik, Cara Kejaksaan Negeri Pandeglang Tangani Persoalan Hukum

Redaksi

Redaksi

Next Post
Lebih Cepat Lebih Baik, Cara Kejaksaan Negeri Pandeglang Tangani Persoalan Hukum

Lebih Cepat Lebih Baik, Cara Kejaksaan Negeri Pandeglang Tangani Persoalan Hukum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITATERPOPULER

  • Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kadinkes Provinsi Banten Menjawab, Menagemen Bungkam Saat Puluhan Karyawan RSUD Banten Menjerit

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kembali Terulang, Diduga Pihak Menejemen RSUD Banten Telat Bayar Jaspel Para Pegawai

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sidang Lanjutan Gugatan Prades Sobang, Saksi Fakta dan Ahli Menjelaskan

    12 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kesaksian Camat Sobang di Sidang PTUN Serang Dikritik Ketua PPDI Pandeglang

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
Target Indo Banten

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP

  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP