• Redaksi
Kamis, September 10, 2026
Target Indo Banten
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
Target Indo Banten
No Result
View All Result

Aktivis Gerhana Menilai Adanya Kongkalingkong Antara Kelompok, Korluh dan Dinas Soal Kembali Pulangnya Sapi

Redaksi by Redaksi
Juli 14, 2023
in Berita Terbaru, Daerah, Headline, Hukum & Kriminal, Investigasi, Kab Pandeglang, Nasional
0
Surat Datang, Sapi Pun Kembali Pulang
180
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Pandeglang – TARGETINDO.COM – Pupuk merupakan salah satu faktor produksi yang penting dan sangat menentukan dalam keberhasilan usaha pertanian, Namun, keberadaannya masih saja belum sesuai dengan harapan terutama oleh petani yang paling berkepentingan

Tidak jarang, ketika musim tanam tiba, sang pupuk mulai langka, Kalaupun ada tersedia, tetapi pedagang sudah menaikkan harga, Alasannya bermacam-macam, Biasanya banyak pihak yang ingin mengeruk keuntungan melalui  berbagai permainan.

UPPO atau unit Pengolah Pupuk Organik yang bisa dijadikan sebagai salah satu solusinya, UPPO merupakan kegiatan nasional yang melibatkan peran dan tanggung jawab seluruh pemangku kepentingan dari pusat hingga daerah

Banyak manfaat dari UPPO ini karena tujuannya adalah, memproduksi pupuk organik secara in situ dengan pemanfaatan limbah ternak, mendukung peningkatan produksi, produktivitas, mutu hasil serta memberikan nilai tambah dan peningkatan pendapatan petani.

Namun lain halnya dengan Program UPPO yang sudah dilaksanakan di Desa Sukamulya Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Banten, dimana program tersebut disinyalir digunakan sebagai ajang menguntungkan salah seorang dari anggota Kelompok Tani yang mendapatkan Program

Dimana program tersebut, ternak sapi, kuat dugaan satu ekor sapi diperjual belikan untuk kepentingan pribadi, saat media coba konfirmasi melalui surat dari redaksi Nomor : targetindo/012/VII/2023 tertanggal 07 Juli 2023, kepada bendahara Kelompok Tani yang mendapatkan program tersebut, tidak mendapatkan respon

Sedangkan saat media tanyakan kepada sekretaris kelompok, Saeful Bahri yang merupakan Kasi Pembangunan di Desa Sukamukla sekaligus merangkap sebagai Sekretaris Kelompok yang mendapatkan program ternak sapi (UPPO), mengatakan bahwa satu ekor sapi tersebut ditukar karena menurutnya tidak produksi

Hal tersebut mebuat geram Aktivis Gerkana Perubahan (Gerhana) Banten, U Alhadi, bahwa adanya dugaan kongkalingkong antara Kelompok penerima program dengan Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Cikeusik hingga Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang

Alhadi meangatakan, bahwa selama tahapan investigasi dan konfirmasi ada kesimpangsiuran yang terjadi dan ditemukan di lapangan, dari mulai pernyataan kelompok, baik bendahara, sekretaris, Korluh Pertanian dan Sekretaris Dinas DPKP Kabupaten Pandeglang

Dirinya pun meminta, adanya Keterbukaan yang dilakukan oleh penerima program, karena dalam proses penjualan yang dilakukan diduga tidak melalui prosedur dengan baik, intinya ada kepentingan pribadi dari kelompok

Bahkan dirinya, dalam waktu dekat akat mengadakan Audiensi dengan Pihak Koordinator Penyuluh Pertanian Kecamatan Cikeusik, terkait adanya alasan penukaran hewan dari program UPPO tersebut, serta dirinya bersama Tim Forwas akan berunjuk rasa di Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kabupaten Pandeglang, karena Lemahnya Pengawasan dari pihak Pemerintah kepada Poktan penerima program UPPO

Untuk diketahui, bahwa program UPPI tersebut untuk memperingan para petani dalam mencukupi kebutuhan pupuk, dalam hal ini, menggunakan pupuk organik (Tim)

Previous Post

Camat Sukaresmi Hadiri Harlah ke 12 tahun KSB Kabupaten Pandeglang di Kecamatan Angsana

Next Post

Pemdes Citeureup Gelar Posyandu Rutin dan Gandeng Tim Kesehatan Kecamatan Panimbang

Redaksi

Redaksi

Next Post
Pemdes Citeureup Gelar Posyandu Rutin dan Gandeng Tim Kesehatan Kecamatan Panimbang

Pemdes Citeureup Gelar Posyandu Rutin dan Gandeng Tim Kesehatan Kecamatan Panimbang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITATERPOPULER

  • Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kadinkes Provinsi Banten Menjawab, Menagemen Bungkam Saat Puluhan Karyawan RSUD Banten Menjerit

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kembali Terulang, Diduga Pihak Menejemen RSUD Banten Telat Bayar Jaspel Para Pegawai

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sidang Lanjutan Gugatan Prades Sobang, Saksi Fakta dan Ahli Menjelaskan

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kesaksian Camat Sobang di Sidang PTUN Serang Dikritik Ketua PPDI Pandeglang

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
Target Indo Banten

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP

  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP