Pandeglang – TARGETINDO.COM – Upacara Hari Kesadaran Nasional (HKN) yang dilaksanakan pada tanggal 17 setiap bulan sebagai momentum bagi Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Non ASN untuk selalu memantapkan kualitas pelayanan public kepada masyarakat serta kecintaan kepada Bangsa dan Negara
Namun ada hal yang janggal, dimana kegiatan tersebut tidak berlaku di wilayah Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang Banten
Di halaman kantor Kecamatan Cikeusik tidak terlihat sama sekali peserta yang mengikuti Upacara Hari Kesadaran Nasional yang digelar setiap tanggal 17 disetiap bulan nya, diantaranya para Kepala Desa se Kecamatan Cikeusik yang berjumlah 14 Kepala Desa
Hal ini membuat geram Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerhana, Al Hadi, menurutnya dari sumber yang diperoleh dirinya, bahwa selain hari kesadaran nasional tersebut, beredar luas undangan yang diduga dari pihak Kecamatan yang tidak mengikutsertakan para Kepala Desa se Kecamatan Cikeusik untuk mengikuti kegiatan Upacara yang rutin digelar setiap tanggal 17 disetiap bulan nya
“Miris, dihari Kesadaran Nasional tersebut, selain kurang nya pembinaan oleh Camat kepada para Kepala Desa di Kecamatan Cikeusik, hal tersebut terlihat jelas dalam undangan yang tidak melibatkan kepala desa, ini membuat pertanyaan, ada apa antara Camat dan Kepala Desa di Cikeusik?? ” terang Al Hadi dengan nada aneh
Sementara itu, Camat Cikeusik, Wahyu, saat dikonfirmasi terkait tidak dilibatkan nya para Kepala Desa, dirinya berkilah bahwa pengumuman tersebut sudah termasuk mengingatkan kepada para Kepala Desa
“Itu sdh rutinitas setiap tgl 17 hari kesadaran nasional adapun pengumuman adalah mengingatkan utk semuanya termasuk kepala desa” ungkapnya lewat pesan WhatsApp pribadinya
Sedangkan menurut Al Hadi, melihat jawaban dari Camat Cikeusik, ini jelas menimbulkan pertanyaan, dan kurang baiknya hubungan yang terjalin antara Camat dan Para Kepala Desa se Kecamatan Cikeusik (red)


