Pandeglang – TARGETINDO.COM – Pemerintah Kabupaten Pandeglang, Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) mengeluarkan program Rice Milling Unit (RMU) kepada para Kelompok Tani yang tersebar di beberapa Kecamatan, diantaranya Kecamatan Cikeusik
Namun program tersebut, tercoreng dengan hadirnya Oknum inidial IS yang mengaku sebagai Pengawas dan Konsultan Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang Banten
Hal itu diungkapkan, Al Hadi, anggota Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Pembaharuan (Gerhana), menurutnya saat melakukan investigasi pada program pembangunan RMU di Desa Leuwibalang Kecamatan Cikeusik Kabupaten Pandeglang, dengan arogan nya inisial IS tersebut mengaku sebagai Pengawas dan Konsultan
“Beberapa hari lalu, anggota kita, Maman ditegur oleh oknum inisial IS bahwa menurut IS jangan sampai anggota nya mengganggu kegiatan pembangunan RMU di Desa Leuwibalang” terang Al Hadi menirukan ungkapan IS ke Maman anggota LSM Gerhana
Lebih lanjut, Al Hadi menambahkan, bahwa menurut sumber akurat dan bisa dipertanggung jawabkan, bahwa oknum yang mengaku Pengawas dan Konsultan DPKP tersebut secara pribadi meminta dan memohon ke fasilitator atau pengawas yang sudah ditunjuk oleh Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk ikut serta dalam pengerjaan RMU tersebut
Adanya oknum mengaku konsultan dan pengawas dari Dinas Pertanian tersebut dibenarkan kepala Desa Leuwibalang, Sarnata, saat dikonfirmasi terkait adanya pembangunan RMU, kades hanya memberikan nomor kontak oknum tersebut, dengan bahasa agar pihak media hubungi IS yang diketahui bersama, IS tersebut merupakan oknum mengaku pengawas
Maka sudah dipastikan, bahwa pihak Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Kabupaten Pandeglang Lemah dan Tidak berani menindak tegas oknum yang mengaku-ngaku sebagai konsultan tersebut, apalagi mencatut nama baik DPKP


