Pandeglang – TARGETINDO.COM – Keberadaan Base Transceiver Station (BTS) atau Tower salah satu provider seluler yang terletak di Dusun 01 RT 02 RW 01 Desa Tanjungjaya Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten menuai protes dari warga. Mereka menilai keberadaan tower di lingkungan masyarakat sudah 4 (empat) tak berfungsi hingga dinilai membahayakan lantaran sudah usang termakan usia.
“Menara tower tersebut sudah ada sejak 4 tahun lalu tetapi sepertinya tidak berfungsi. Kami khawatir bila roboh berpotensi menimpa rumah kami dan bila di musim penghujan kami khawatir tersambar petir akibat pantulan dari bangunan Tower,” kata salah satu warga, sebut saja Asep (nama disamarkan) Senin (3/6/24).
Asep meminta pihak perusahaan atau provider termasuk pihak pemerintah agar segera mengambil tindakan pencegahan atau antisipasi terlebih dahulu karena kami sebagai warga merasa sangat khawatir adanya tower tersebut takut roboh sementara ketinggiannya mencapai puluhan meter tersebut,”katanya
Terpisah, H.Astaka Kepala Desa Tanjungjaya membenarkan adanya keluhan dari masyarakat soal keberadaan Tower di Kp Cikadu.
“Memang benar ada keluhan dari sejumlah warga masyarakat yang berdekatan dengan menara tower tersebut dan itu sudah disampaikan kepada kami selaku Pemerintah Desa Tanjungjaya,” ungkapnya H Astaka.
Menurutnya, keberadaan bangunan Tower tersebut diperkirakan sudah berumur 4 tahun namun saat ini tidak berfungsi
“Seingat saya, Tower itu milik salah satu perusahaan yaitu Smartfren namun saat ini tidak berfungsi yang dikhawatirkan warga lantaran tidak ada pengawasan atau pemantauan dari pihak perusahaan” jelasnya
Lebih lanjut, H Astaka dalam Menanggapi keluhan dari masyarakat, dirinya selaku Kepala Desa dan Pemerintah Desa Tanjungjaya akan berkoordinasi dengan pihak Muspika Kecamatan Panimbang dan dengan Dinas terkait, soal kekhawatiran warga adanya bangunan Tower yang tidak berfungsi
Selain itu, ada juga warga yang menyampaikan bahwa akibat sambaran petir merusak sejumlah peralatan rumah tangga seperti TV, Kulkas, lampu dan peralatan elektronik lainnya. Hingga warga berharap, agar pihak provider segera mengevaluasi, dan membongkar BTS di Kp Cikadu Desa Tanjungjaya sesuai dengan keinginan warga


