Pandeglang – TARGETINDO.CIM – Jalan Usaha Tani Hortikultura dari Satuan Kerja Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Pandeglang, untuk memudahkan Petani dalam hal Pengangkutan hasil Panen dan Pupuk sangat mambantu bagi Petani, tapi parahnya Pembangunan Jalan Usaha Tani (JUT) yang berlokasi di Desa Angsana Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten, hanya menggunakan Batu Scrop bercampur dengan tanah, dan parahnya lagi tidak terpasang Papan Informasi Pekerjaan (PIP)
Hasil pantauan wartawan dilokasi pembangunan, bahwa untuk hamparan Lapisan Bawah (LPB) menggunakan bahan matrial batu scrop bercampur tanah, pemasangan Berem tidak dilakukan penggalian terlebih dahulu melainkan hanya di menempel di atas permukaan tanah, serta untuk ketinggian bangunan pun diduga tidak sesuai dengan perencanaan dan spesifikasi tekhnisnya.
Bahkan parahnya lagi proyek Jalan Usaha Tani (JUT) di Desa Angsana tidak terpasang Papan Informasi Pekerjaan (PIP), hal itu sudah mengabaikan Undang-Undang Nomor 14 Tahun 2008 tentang Keterbukaan Informasi Publik (UU KIP) mengatur hak warga negara untuk memperoleh informasi publik.
Hal itu di benarkan oleh salah satu pekerja, bahwa benar pak tidak ada Papan Informasi Pekerjaan, kalau untuk matrialnya menggunakan batu mahkadam campur tanah
“Kalau upahnya borongan pak, Rp 20 ribu permeter,” ucapnya
Hal senada pun di katakan pekerja lainnya, ya matrialnya menggunakan batu mahkadam bercampur tanah, kalau untuk pemasangan beremnya memang tidak dilakukan penggalian terlebih dahulu melainkan hanya di pasang diatas permukaan tanah
“Ya tidak ada papan informasi pekerjaan, memang sebelumnya jalan ini sudah pernah di bangunan perkerasan Jalan Usaha Tani, sekitar 5 tahun yang lewat. Untuk pelaksanaannya sudah berjalan seminggu lebih, tapi sampai saat ini kami belum menerima upah,” paparnya
Lebih lanjut dikatakan pekerja, kalau Ketua Poktannya bernama Burdan, kebetulan lagi tidak ada di lokasi pak
Sementara itu, Burdan Ketua Kelompok Tani Nirwana Tani di Desa Angsana saat di konfirmasi media melalui pesan whatsApp, senin (14/10/2024) mengatakan, kin bae ke rompok sambil silaturahmi bari ngopi pak ( nanti saja ke rumah sambil silaturahmi sambil ngopi pak)
“Muhun kin bae ke rompokna( ya nanti saja ke rumahnya),” tutup Burdan (Kie87/Di87)


