Pandeglang – TARGETINDO.COM – Pemenang Paket Pembangunan Jalan Tol Serang – Panimbang Seksi III (Cileles – Panimbang PT. Hutama Karya (Persero) melakukan perbaikan Ruas Jalan Sidamukti – Patia yang menjadi akses Pendekat Proyek. Hal tersebut respon pihak perusahaan terhadap Gerakan Masyarakat Sukaresmi (GMS) dan juga Gabungan Masyarakat Patia (GMP) yang mengkritisi kondisi jalan yang memprihatinkan mengganggu mobilitas dan menghambat aktivitas masyarakat dalam mengangkut hasil pertanian.
Diketahui bahwa Ruas Jalan Cibungur – Sidamukti menuju Patia itu menjadi jalan pendekat yang menjadi akses utama lalu lalangnya angkutan proyek seperti truck pengangkut tihang pancang dan kendaraan material kebutuhan proyek tol Serang Panimbang Perusahaan Hutama Karya KSO Group.
Kepada wartawan, Imam selaku tim lapangan pihak Perusahaan Hutama Karya menyampaikan bahwa perbaikan jalan Cibungur – Sidamukti menuju Kecamatan Patia dilakukan dengan harapan keluh kesah masyarakat sekitar dapat
“Aspirasi masyarakat yang disampaikan kepada sejumlah media dalam statement pernyataan sikapnya kami terima sebagai, kritikan, masukan dan saran semoga kedepannya dengan perbaikan jalan ini masyarakat sekitar lebih mudah dalam mobilitas baik mengangkut hasil pertaniannya maupun beraktivitas dalam pemerintahannya, dan kami mewakili perusahaan memohon maaf yang sebesar-besarnya,” ungkap Imam kepada wartawan lewat pesan singkat WhatsApp pada Rabu, (16/04/2025)

Sementara itu, Kasman selaku Ketua Gabungan Masyarakat Patia menyampaikan bahwa kedepannya tidak harus masyarakat melakukan kritik baru kemudian adanya perbaikan, akan tetapi perusahaan harus memperhatikan dampak dari aktivitas angkutan proyek sehingga masyarakat sekitar tidak terganggu.
“Yang digunakan perusahaan menjadi akses pendekat proyek Tol Serang Panimbang inikan jalan padat permukiman jadi perusahaan harus ekstra antisipasi karena banyaknya keluh kesah masyarakat sekitar diantaranya rumah retak akibat truk bermuatan melebihi kapasitas sehingga masyarakat dirugikan ditambah hingga kini belum ada solusi tentang pergantian kerugian,” papar Kasman.
Kasman berterima kasih atas respon pihak perusahaan terhadap perbaikan jalan yang kondisinya sangat memprihatinkan, semoga kedepannya perawatan terus dilakukan.
“Perbaikan jalan ini harus rutinitas dilakukan sebab angkutan proyek bermuatan melebihi kapasitas menjadi penyebab jalan ambles dan itu sangat penting diperhatikan,” pungkas Kasman.
Hal lain diungkapkan Yoki Fardiansyah, bahwa dirinya menekankan pentingnya peran pengawas dalam aktivitas angkutan proyek yang menggunakan jalan Cibungur – Sidamukti menjadi akses utama proyek.
“Utamanya di persimpangan jalan yang kerap terjadi kemacetan selain perbaikan Ruas Jalan yang menjadi jalan pendekat proyek yang utamanya harus rutinitas dilakukan perbaikan karena menjadi akses utama masyarakat beraktivitas kemacetan diperempatan jalan harus juga diantisipasi oleh para pengawas sehingga lalu lalang angkutan proyek tidak menggangu kenyamanan masyarakat,” singkat ketua Gerakan Masyarakat Sukaresmi (Edi Wabo)


