Nasional (Garut) – TARGETINDO.COM – menjadi momen istimewa bagi para siswa SMP Negeri 2 Tarogong Kidul, Kabupaten Garut, Jawa Barat. Suasana sekolah dipenuhi keceriaan, gelak tawa, serta semangat belajar yang membara dalam kegiatan bertajuk Jaksa Masuk Sekolah yang dikemas dalam program penyuluhan hukum bertema “No Viral No Education”, Selasa (7/10/2025).
Kegiatan ini digelar atas inisiatif Kejaksaan Negeri Garut, dipimpin oleh Kepala Kejari, Helena Octavianne, bekerja sama dengan Kang Cecep—artis sinetron yang akrab dikenal lewat perannya dalam Preman Pensiun—dan Usep Deni, pendiri media edukatif bolanfilm.co.
Dalam sesi penyuluhan, Kang Cecep membagikan kisah inspiratif dan panduan untuk menjadi pelajar berakhlak mulia. Ia mengajak siswa untuk menjadi pribadi yang patuh hukum, menjauhi kekerasan, menjauhkan diri dari narkoba, serta bijak dalam menggunakan media sosial.
Serius Tapi Santai, Dialog Interaktif Warnai Acara Kegiatan berlangsung dalam suasana yang dinamis dan komunikatif. Para pelajar diberi kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan dan berdiskusi langsung dengan narasumber mengenai berbagai isu hukum yang relevan dengan kehidupan remaja.
Kang Cecep dan Usep Deni mendorong siswa agar terus semangat menuntut ilmu, disiplin dalam menjalani rutinitas, serta tetap menghormati orang tua, guru, dan sesama.
Dalam sambutannya, Kajari Garut Helena Octavianne menegaskan pentingnya edukasi hukum sejak usia dini. Ia mengingatkan bahwa generasi muda harus memahami konsekuensi dari setiap tindakan di ruang digital.
“Kami berharap para siswa mampu memanfaatkan media sosial secara bijak dan bertanggung jawab. Pendidikan hukum sejak dini akan membentuk generasi yang sadar aturan dan cakap menghadapi tantangan zaman,” ujar Helena.
Lebih jauh, Helena menekankan bahwa pelajar harus menjadi agen perubahan dalam menciptakan lingkungan digital yang sehat dan penuh etika. Ia juga mengajak siswa untuk menjauhi penyalahgunaan narkoba dan turut serta dalam upaya pemberantasannya.
“Program ini diharapkan mampu menumbuhkan budaya hukum yang positif di lingkungan sekolah dan masyarakat. Dengan pemahaman yang memadai tentang hak dan kewajiban, pelajar diharapkan mampu tampil sebagai generasi yang kritis, cerdas, dan berkontribusi aktif dalam menjaga ketertiban sosial,” kata Helena.
Helena Octavianne menjelaskan, Melalui kegiatan Jaksa Masuk Sekolah, Kejaksaan Negeri Garut terus berkomitmen dalam menyebarkan nilai-nilai hukum kepada generasi muda agar tumbuh menjadi insan yang bertanggung jawab dan berintegritas di era digital.
“Anak-anak adalah aset masa depan bangsa. Persiapan sumber daya manusia berkualitas merupakan tanggung jawab bersama. Wujudkan cita-citamu dengan tekun belajar,” pesan Helena yang juga menyandang gelar doktor di bidang pengembangan SDM.


