• Redaksi
Kamis, September 10, 2026
Target Indo Banten
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
Target Indo Banten
No Result
View All Result

Adanya Kesenjangan Sosial di Pandeglang, Mahasiswa Layangkan Surat Somasi ke Bupati dan Dewan

Redaksi by Redaksi
November 10, 2022
in Berita Terbaru, Kab Pandeglang, Peristiwa
0
Adanya Kesenjangan Sosial di Pandeglang, Mahasiswa Layangkan Surat Somasi ke Bupati dan Dewan
222
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Pandeglang – TARGETINDO.COM – Dengan adanya Kesenjangan sosial di Kabupaten Pandeglang Aktivis Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Pandeglang melayangkan surat somasi kepada Bupati Pandeglang Irna Narulita dan Pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Pandeglang, Kamis 10 November 2022.

Somasi tersebut sebagai bentuk ketidak percayaan mahasiswa terhadap kinerja bupati dan wakil rakyat tersebut. Soalnya, kesenjangan sosial di kabupaten Pandeglang terlihat jelas, dengan banyaknya kasus mulai dari warga yang ditandu dengan menggunakan sarung, dan rumah tidak layak huni yang masih banyak di kabupaten Pandeglang.

“Pada momen Hari Pahlawan ini, kami melayangkan surat kepada Bupati dan wakil rakyat yang diterima oleh stafnya,” kata Ridwan Solehudin, Aktivis HMI Cabang Pandeglang.

Menurut Ridwan, para pahlawan sudah mengajarkan untuk selalu memperjuangkan rakyat akan tetapi hari ini kita lihat bupati dan DPRD Pandeglang tidak mencerminkan hal tersebut. Soalnya, kata dia, kabupaten Pandeglang masih berstatus daerah tertinggal yang berada di Provinsi Banten.

“Kalau kita lihat dari kepemimpinan Irna tanto yang selama ini menjabat l 2 periode dan sebentar lagi selesai dari jabatannya, belum bisa menunjukan kinerja yang baik, dan belum bisa membawa perubahan kongkrit terhadap pembangunan Kabupaten Pandeglang,” ucapnya.

Apalagi, kata Ridwan, dari Infrastruktur, Kesehatan, Pendidikan, dan ekonomi, sampai saat ini masih jauh dari kata baik, karena masih banyaknya masyarakat yang mengeluh.

“Kita ketahui bersama, bahwa insfratruktur adalah urat nadi dalam pembangunan di kabupaten Pandeglang, karena tanpa di sadari bahwa dalam segi kesehatan, ekonomi dan pendidikan sering terhambat oleh insfratruktur yang rusak,” ujarnya.

Hal senada dikatakan oleh Ketua HMI Komisariat Teknologi Moh Ilham, menurut dia dengan kondisi kesenjangan sosial bupati Pandeglang malah menganggarkan sepeda listrik untuk RT dan RW sebesar Rp 38 Miliar.

“Bupati dan DPRD Pandeglang yang telah menyetujuinya kebijakan pemberian sepeda listrik tersebut, sangatlah jelas menunjukan bahwa pemerintah tidak punya hati nurani lagi, dan tidak bisa memilah dan memilih yang mana yang lebih bermanfaat dan dimana urgensinya. Coba saja kalau dianggarkan ke Insfratruktur, mungkin akan lebih dirasakan langsung oleh masyarakat kabupaten pandeglang,” tuturnya.

Selain melayangkan surat somasi, kata dia, yang juga masyarakat Kecamatan Patia, pihaknya memberikan tanah lumpur kepada Bupati dan DPRD Pandeglang. Hal tersebut dilakukan, sebagai bentuk kekecewaan dengan masih banyaknya jalan yang rusak di wilayah Kabupaten Pandeglang.

“Hal ini dilakukan sebagai bentuk dari kekecewaan selaku mahasiswa dari Kecamatan Patia terhadap pemerintah. Sebagai jika sepeda listrik di pakai di jalan rusak maka sudah dapat di pastikan sepeda listrik tersebut akan tenggelam oleh air dan lumpur,” ujarnya.(Yung)

Previous Post

Diduga Adanya Diskriminasi Siswa di SMA Negeri 3 Pandeglang, Aktivis Layangkan Surat Audiensi Ke Dindikbud Banten

Next Post

Bangunan Ruang Isolasi, DPW JPMI : APH Harus Periksa RAPBDes Desa Cibitung Munjul

Redaksi

Redaksi

Next Post
Bangunan Ruang Isolasi, DPW JPMI : APH Harus Periksa RAPBDes Desa Cibitung Munjul

Bangunan Ruang Isolasi, DPW JPMI : APH Harus Periksa RAPBDes Desa Cibitung Munjul

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITATERPOPULER

  • Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kadinkes Provinsi Banten Menjawab, Menagemen Bungkam Saat Puluhan Karyawan RSUD Banten Menjerit

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kembali Terulang, Diduga Pihak Menejemen RSUD Banten Telat Bayar Jaspel Para Pegawai

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sidang Lanjutan Gugatan Prades Sobang, Saksi Fakta dan Ahli Menjelaskan

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kesaksian Camat Sobang di Sidang PTUN Serang Dikritik Ketua PPDI Pandeglang

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
Target Indo Banten

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP

  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP