Pandeglang – TARGETINDO.COM – Salah satu Keluarga Penerima Manfaat (KPM) di Kecamatan Panimbang, Kabupaten Pandeglang, Banten. Mengeluhkan adanya dugaan pungutan liar (Pungli), dana Program Keluarga Harapan (PKH).
Salah seorang KPM PKH inisial ( S ) yang mengaku jika dirinya di potong langsung oleh Oknum Ketua Kelompok Pendamping PKH sebesar Rp 200.000 ribu rupiah Setiap Pencairan.
” Padahal Kalau hanya sekedar uang lelah, dan kebijakan dari KPM mungkin penerima manfaat tidak akan keberatan,” ungkapnya pada media, Rabu (14/12/22).
Di lain tempat salah satu Rukun Tetangga RT diKecamatan Panimbang membenarkan bahwa benar ada warganya KPM PKH telah dipotong oleh Oknum ketua kelompok pendamping PKH inisial N. Terkait Dugaan pungli Dana PKH Ia menjelaskan,” ya dalam hal ini sangat merugikan dan memberatkan penerima manfaat yang selama ini berharap banyak dari uang puluhan ribu tersebut, sedangkan pendamping yang sudah jelas memiliki Gaji dari Pemerintah melalui Dinas Sosial Kabupaten Pandeglang Banten anehnya masih melakukan pemotongan Dengan Alasan kebijakan dari KPM melalui ketua kelompok,” Terangnya
Ditempat Kediamanya ketika dimintai keterangan salah satu Keluarga Penerima Manfaat berinisial (S) Memaparkan bahwa,
“ya benar saya dipotong sebesar Rp 200.000 oleh ketua kelompok dan terkait Pemotongan ini bukan satu atau dua kali saja yang dilakukan oleh Oknum ketua kelompok dan Pendamping PKH tersebut ini kurang lebih sudah berjalan 2 tahunan namun tidak pernah tersentuh oleh Dinas terkait di kabupaten Pandeglang khususnya,” terangnya
(S) juga menambahkan ironisnya lagi ketika Oknum ketua kelompok dan Oknum Pedamping PKH tersebut mengetahui permasalahan ini mulai mencuat lalu yang bersangkutan melalui ketua kelompok pendamping PKH langsung mengembalikan uang potongan tersebut Kepada Keluarga Penerima Manfaat KPM.
(S) berharap agar pemerintah Segera melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan di lapangan, suoaya tidak terjadi lagi aksi pungutan liar oleh oknum ketua kelompok atau pendamping PKH.
Ia juga meminta Agar dinas terkait atau Dinsos dan Aparat Penegak Hukum (APH)Kabupaten Pandeglang Segera Lidik Dan mengkroscek praktik Pungli Pemotongan PKH tersebut.
” Dan Apakah Oknum ketua kelompok inisiatif sendiri atau perintah Pendamping PKH yang di wilayah kecamatan Panimbang ini. Maka kami berharap secepatnya kepada pihak-pihak terkait terutama pihak penegak hukum agar kedepannya tidak lagi terjadi seperti yang saya alami,” Ujarnya
Sementara itu, saat dihubungi Oknum Pendamping Program Keluarga Harapan PKH inisial ( J ) kepada awak Via Pesan Whatssapnya malah diblokir oknum pendamping (Red)


