• Redaksi
Kamis, September 10, 2026
Target Indo Banten
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional
No Result
View All Result
Target Indo Banten
No Result
View All Result

Merasa Dirugikan, Eks Peserta Seleksi Pegawai RSUD Labuan Datangi PWI Banten

Redaksi by Redaksi
Juni 11, 2025
in Berita Terbaru, Daerah, Headline, Kab Serang, Kota Serang, Nasional, Pariwara
0
Merasa Dirugikan, Eks Peserta Seleksi Pegawai RSUD Labuan Datangi PWI Banten
138
VIEWS
Share on WhatsappShare on FacebookShare on Twitter

Serang – TARGETINDO.COM – Iis Nurlina, peserta pelamar pegawai RSUD Labuan merasa dirugikan oleh panitia perekrutan pegawai RSUD Labuan dan Cilograng yang dilakukan oleh Pemerintah Provinsi Banten.

Untuk itu, guna menyampaikan keluhan terkait kerugian yang dialaminya, Iis mendatangi Kantor Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Banten yang berlokasi di Ciceri, Kota Serang.

Di hadapan Ketua PWI Banten, Rian Nopandra dan jajaran, Iis mengaku merasa didzolimi panitia. Hal itu dikarenakan dirinya sudah masuk diterima sebagai pegawai dan sudah bekerja di RSUD Labuan, akan tetapi panitia penerimaan memberitahu jika dirinya harus berhenti bekerja melalui sambungan telepon.

“Saya sudah melakukan MoU dengan pihak RSUD Labuan, bahkan sudah bekerja. Namun panitia menghubungi saya agar saya berhenti bekerja,” ucap Iis, Rabu (11/06/2025).

Mendapatkan kabar tersebut, sontak saja Iis merasa kaget. Bahkan ia langsung mencari informasi terkait penyebab kenapa ia diberhentikan. Namun setelah diinformasikan ternyata ia dianggap tidak memenuhi syarat karena sertifikat BTCLS ( Basic Trauma and Cardiac Life Support) tidak berlaku.

Tentu saja kata Iis, alasan itu tidak dapat diterima. Karena sebelumnya, dalam proses penerimaan, panitia tidak menjelaskan secara rinci persyaratan sertifikatnya. Kalau pun demikian, sejak dari awal langsung saja digugurkan.

“Dari awal hanya harus melampirkan sertipikat saja, tidak menyebutkan masa berlaku dan tanggalnya. Itulah yang menyebabkan saya digugurkan. Kan di persyaratan awal hanya menampilkan sertipikat saja,” ujar Iis.

Iis berharap, pemerintah Provinsi Banten dapat mendengarkan keluhan dari para peserta penerimaan pegawai RSUD Cilograng dan Labuan. Karena kata Iis, mayoritas peserta yang digugurkan saat ini sedang menganggur.

“Kan kita sudah resign dari pekerjaan awal. Karena itu saya sangat berharap ada kejelasan dari Pemerintah soal nasib kami,” tutup Iis.

Sementara itu, Ketua Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten, Rian Nopandra mengatakan, apa yang dikeluhkan oleh para peserta pegawai RSUD Labuan dan Cilograng yang digugurkan akan menjadi perhatian PWI Banten. Karena sebagai wartawan pihaknya merasa terpanggil untuk mengawal persoalan yang terjadi saat ini.

“Kita memantau kasus ini dari awal. Persoalan yang menimpa ibu Iis dan kawan-kawan ini akan menjadi atensi PWI dan akan kami kawal sampai ada kejelasan,” kata Rian (A1NK)

Previous Post

Kejari Garut Terima Berkas Perkara Tindak Pidana Kekerasan Seksual oleh Oknum dokter

Next Post

Abaikan Merit System dan Cemari Profesionalisme ASN, Pansel Sekda Banten Dituding Cacat Prosedur

Redaksi

Redaksi

Next Post
Abaikan Merit System dan Cemari Profesionalisme ASN, Pansel Sekda Banten Dituding Cacat Prosedur

Abaikan Merit System dan Cemari Profesionalisme ASN, Pansel Sekda Banten Dituding Cacat Prosedur

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

BERITATERPOPULER

  • Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    Puan Maharani Dilaporkan ke Makhkamah Kehormatan Dewan Oleh Seluruh Organisasi Pemerintah Desa se Indonesia

    29 shares
    Share 12 Tweet 7
  • Kadinkes Provinsi Banten Menjawab, Menagemen Bungkam Saat Puluhan Karyawan RSUD Banten Menjerit

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Kembali Terulang, Diduga Pihak Menejemen RSUD Banten Telat Bayar Jaspel Para Pegawai

    18 shares
    Share 7 Tweet 5
  • Sidang Lanjutan Gugatan Prades Sobang, Saksi Fakta dan Ahli Menjelaskan

    13 shares
    Share 5 Tweet 3
  • Kesaksian Camat Sobang di Sidang PTUN Serang Dikritik Ketua PPDI Pandeglang

    11 shares
    Share 4 Tweet 3
Target Indo Banten

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP

  • Redaksi

Ikuti Kami

No Result
View All Result
  • Beranda
  • Daerah
    • Kota Tanggerang
    • Kota Serang
    • Tanggerang Selatan
    • Kab Lebak
    • Kab Pandeglang
    • Kab Serang
    • Kab Tanggerang
    • Kota Cilegon
  • Politik
  • Investigasi
  • Hukum & Kriminal
  • Peristiwa
  • Pariwara
  • Opini
  • Internasional
  • Nasional

© 2020 PT TARGET INDO CENTRAL GRUP